Ini Dia 7 Alat Ukur Besaran Pokok Beserta Cara Kerjanya

Ini Dia 7 Alat Ukur Besaran Pokok Beserta Cara Kerjanya

Menurut ilmu fisika, besaran pokok diartikan sebagai besaran yang telah ditetapkan satuannya dan tidak diturunkan dari besaran lainnya. Besaran pokok seringkali digunakan dalam bidang eksakta atau sains, utamanya dalam hal pengukuran. Untuk mengetahui nilai pada masing – masing besaran pokok maka diperlukan alat ukur besaran pokok.

Dari besaran pokok, selanjutnya bisa kita temukan turunannya yang disebut besaran turunan. Besaran turunan dan satuannya akan bergantung pada besaran pokok. Contoh, besaran turunan satuan dalam SI dengan alat ukur yang benar antara lain massa jenis diukur dengan hydrometer, kecepatan diukur dengan velocimeter, kelajuan diukur dengan speedometer, dan lain – lain.

Macam – Macam Alat Ukur Besaran Pokok

Ada 7 macam besaran pokok dengan satuan internasional (SI), yaitu massa (Kg), panjang (m), waktu (s), suhu (K), jumlah zat (mol), kuat arus (Ampere), intensitas cahaya (Kandela). Nilai besaran pokok dapat diketahui dengan kmelakukan pengukuran terhadap besarannya. Berikut ini penjelasannya.

alat ukur besaran pokok
jps-oke.blogspot.com

1. Massa (Kg)

Massa diartikan sebagai jumlah materi atau zat yang terkandung di dalam sebuah benda. Dengan demikian jenis dan jumlah zat yang ada pada sebuah benda akan mempengaruhi besarnya massa benda. Satuan massa menurut SI ialah kilogram (Kg). Massa dapat diukur menggunakan alat ukur massa yang disebut neraca. Ada berbagai jenis neraca antara lain neraca lengan, neraca kimia, dan neraca elektronik/digital.

2. Panjang (m)

Panjang didefinisikan sebagai jarak antara dua titik di dalam ruang. Satuan panjang menurut SI yaitu meter (m). Yang termasuk ke dalam besaran panjang antara lain jarak, ketinggian, keliling, diameter, dan kedalaman, sehingga ada berbagai alat yang digunakan untuk mengukur besaran panjang. Beberapa contoh alat ukur panjang antara lain: rollmeter, mistar, mikrometer sekrup, dan jangka sorong.

3. Waktu (s)

Contoh besaran pokok SI dan alat ukurnya yaitu waktu dengan alat ukur stopwatch. Besaran waktu digunakan untuk mengukur lama sebuah peristiwa terjadi. Satuan waktu menurut SI ialah second (s).

4. Suhu (K)

Besaran pokok selanjutnya yaitu suhu. Suhu diartikan sebagai ukuran panas atau dingin suatu benda. Mengukur suhu tidak bisa dilakukan hanya dengan meraba, melainkan harus menggunakan alat untuk mengetahui berapa nilai besarannya. Alat ukur suhu disebut termometer dan satuan suhu dalam SI ialah Kelvin (K). Namun, beberapa orang masih menganggap jika satuan suhu ialah celcius.

5. Kuat Arus Listrik (Ampere)

Kuat arus listrik yaitu jumlah muatan listrik yang mengalir tiap satuan waktu melalui kawat penghantar. Besaran ini dapat diukur menggunakan alat pengukur kuat arus listrik yang disebut amperemeter. Kuat arus listrik dalam SI menggunakan satuan Ampere.

6. Intensitas Cahaya (Kandela)

Intensitas cahaya digunakan untuk mengukur daya yang terpancar dari sebuah sumber cahaya pada arah tertentu per satuan sudut. Satuan intensitas cahaya menurut SI ialah Kandela (Cd). Untuk mengukur intensitas cahaya, kita bisa menggunakan alat ukur intensitas cahaya yang disebut lightmeter.

7. Jumlah Zat (mol)

Besaran pokok terakhir ialah jumlah zat, yaitu jumlah zat dasar yang di tersusun atas elektron, atom, ion, molekul, atau partikel lain. Tidak ada alat ukur untuk mengukur nilai besaran jumlah zat. Untuk mengetahuinya kita harus menghitung dengan mengukur besaran massanya terlebih dahulu. Satuan jumlah zat menurut SI ialah molekul (mol).

Itulah ulasan tentang tujuh alat ukur besaran pokok, beserta penjelasannya. Selanjutnya, besaran pokok dapat diturunkan menjadi besaran turunan dan diukur menggunakan alat ukur besaran turunan. Demikian, semoga bermanfaat.

Leave a Comment