Perbedaan Listrik Statis dan Dinamis
serviceacjogja.pro

Listrik Statis dan Dinamis

Posted on

Listrik ada dua jenis, yaitu listrik statis dan dinamis. Kedua jenis listrik ini setiap harinya  digunakan oleh manusia untuk mempermudah pekerjaan dan berbagai kegunaan lain.

Listrik merupakan sumber daya yang sangat penting dan sekarang ini menjadi kebutuhan utama manusia.

Manusia tidak bisa lepas dari penggunaan energi listrik setiap harinya, karena setiap peralatan sehari-hari juga membutuhkan energi listrik.

Contohnya seperti televisi, smartphone, kulkas, setrika, mesin cuci, dan peralatan lain untuk membantu aktivitas sehari-hari manusia.

Listrik dibedakan menjadi dua, yaitu listrik statis dan juga listrik dinamis, apakah itu? Simak penjelasannya berikut ini.

Pengertian Listrik Statis dan Dinamis

Nah bagi Anda yang masih bingung pengertian dari kedua jenis listrik ini, silahkan simak penjelasan berikut ini;

1. Listrik Statis

Listrik statis adalah kumpulan muatan listrik dalam jumlah tertentu yang tetap (statis) dan tidak bergerak.

Dalam bahasa sederhana, listrik statis ini disebut dengan listrik yang diam. Listrik yang tidak bergerak terjadi karena muatan listrik tidak mengalir dan perpindahan arusnya terbatas.

Muatan listrik ini bisa bersifat positif atau negatif, dan muatan tersebut berupa sebuah zat yang terbentuk dari atom-atom.

Setiap atom mempunyai inti atom yang terdiri dari proton dan elektron yang mengelilingi proton.

Proton memiliki muatan listrik positif, sedangkan elektron memiliki muatan listrik negatif.

2. Listrik Dinamis

Listrik dinamis adalah muatan listrik yang dapat bergerak atau mengalir. Dalam bahasa sederhana, listrik dinamis adalah sebuah gejala listrik yang disebabkan karena bergesernya muatan listrik.

Listrik dinamis ini bergerak dari satu posisi yang bermuatan elektron tinggi, ke posisi lain yang memiliki elektron lebih rendah sehingga tercipta sebuah kesetimbangan.

Baca Juga: Manfaat Listrik

Kesetimbangan ini dalam batu batre biasa disebut habis daya.

Perbedaanya

Setelah membaca pengertianya di atas, mungkin sebagian dari Anda masih bingung tentang perbedaan keduanya.

Perbedaan Listrik Statis
Academia.edu

Nah berikut ini kami rangkum perbedaan kedua jenis listrik tersebut:

  1. Listrik statis tidak tidak bergerak, sedangkan listrik dinamis mengalami pergerakan muatan listrik atau arus listrik.
  2. Listrik statis terjadi karena adanya gosokan atau gesekan dua benda, sedangkan listrik dinamis terjadi karena adanya perbedaan muatan listrik dan karena adanya arus searah atau arus bolak balik.
  3. Parameter yang ada di listrik statis sulit untuk diukur, sedangkan pada listrik dinamis lebih mudah untuk diukur arusnya, hambatan, tegangan, ataupun daya listrik yang ada pada sebuah rangkaian.

Persamaanya

Dari perbedaan yang sudah kami sebutkan di atas, tentunya kedua listrik ini juga memiliki kesamaan. Berikut ini adalah kesamaannya:

  1. Kedua jenis listrik ini mempunyai daya magnet yang akan saling tarik menarik.
  2. Untuk menghasilkan sebuah aliran listrik dan dinamis membutuhkan dua material yang saling berhubungan satu sama lain sebagai media atau perantara aliran listrik.
  3. Keduanya mempunyai inti atom, yaitu proton dan elektron.

Contoh Listrik Statis dan Dinamis

Supaya kamu lebih paham, berikut ini kami berikan beberapa contoh listrik statis dalam kehidupan sehari-hari dan juga contoh listrik dinamis dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh Listrik Statis

  • Menggosokkan kaca dengan kain sutera, proses ini akan menghasilkan kaca yang bermuatan positif dan kain sutera menjadi bermuatan negatif. Proses terjadinya adalah karena elektron dari kaca berpindah ke kain sutera.
  • Menggosokkan penggaris plastik dengan kain wol, proses ini akan menghasilkan penggaris plastik yang bermuatan negatif dan kain wool menjadi bermuatan positif. Proses terjadinya adalah elektron dari kain wool berpindah ke penggaris plastik.

Contoh Listrik Dinamis

  • Lampu yang dihubungkan ke baterai dengan kawat penghantar. Hal ini mengakibatkan elektron yang ada di baterai berpindah ke lampu lewat kawat penghantar sehingga menyebabkan lampu menyala.
  • Bel listrik yang dihubungkan ke baterai dengan kawat Hal ini akan mengakibatkan aliran elektron dari baterai berpindah ke bel listrik lewat kawat penghantar dan membuat bel listrik berbunyi.

Demikianlah informasi tentang listrik statis dan dinamis yang dapat kami sampaikan. Semoga informasi di atas bermanfaat dan membantu Anda memahami lebih jauh tentang listrik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.