penjelasan rangkaian seri dan paralel

Rangkaian Seri dan Paralel Dalam Sistem Elektronika

Dalam dunia elektronika, kita pasti sering mendengar istilah rangkaian seri dan paralel. Berikut akan kami ulas penjelasan singkatnya :

1. Mengenal Apa Itu Rangkaian Seri

Rangkaian seri adalah sebuah rangkaian aliran arus listrik yang disusun secara seri (berurutan) antar komponen. Kelebihan rangkaian seri ini adalah karena cara membuat rangkaian ini cukup mudah dan juga menggunakan alat yang cukup sederhana.

rangkaian seri elektronika
serviceacjogja.pro

Selain cara memasangnya yang mudah dan lebih praktis, daya hantar pada rangkaian seri ini juga harus stabil dan tinggi. Namun rangkaian seri ini juga memiliki banyak kekurangan.

Antara lain adalah rangkaian ini memerlukan arus dengan tegangan tinggi dan stabil. Selain itu, jika ada satu komponen yang bermasalah maka akan berpengaruh pula pada komponen yang lainnya.

Bagaimana Cara Menghitung Rumus Rangkaian Seri?

Untuk menghitung nilai resistor dalam sebuah rangkaian. Anda dapat menghitungnya dengan rumus rangkaian seri dan paralel. Pada rangkaian seri, rumusnya adalah sebagai berikut :

Resistor Seri R (Total) = R1+R2+R3 dan selanjutnya.

Artinya untuk menghitung resistor total pada rangkaian seri ini. Anda hanya cukup menjumlahkan nilai resistornya saja untuk mendapatkan jumlah resistor totalnya.

Artikel Terkait: Pengertian Gerbang Logika

2. Mengenal Apa Itu Rangkaian Paralel

Berbanding terbalik dengan rangkaian seri, rangkaian paralel merupakan sebuah rangkaian elektronik yang disusun secara berjajar tetapi memiliki banyak cabang. Rangkaian paralel ini memiliki input kepada setiap setiap komponen yang berasal dari satu komponen yang sama.

gambar rangkaian paralel
serviceacjogja.pro

Pada rangkaian paralel ini, rangkaiannya  cenderung lebih rumit karena memiliki banyak cabang. Namun apabila ada satu komponen yang bermasalah, tidak akan berpengaruh pada komponen yang lainnya.

Bagaimana Cara Menghitung Rumus Rangkaian Paralel?

Untuk menghitung rangkaian paralel, anda perlu mengetahui rumus berikut ini.

1/R Total = 1/R1+1/R2+1/R dan seterusnya

Dari rumus tersebut dapat disimpulkan bahwa resistor pada rangkaian paralel berbeda dengan rangkaian seri yang jumlah resistornya akan semakin bertambah. Pada rangkaian paralel  nilai resistornya justru berkurang.

3. Apa Saja Perbedaan Rangkaian Seri dan Paralel?

Rangkaian seri dan paralel merupakan salah satu tipe rangkaian yang sering dipergunakan dalam rangkaian elektronika. Berikut ini beberapa hal yang menjadi perbedaan rangkaian seri dan paralel :

1. Penggunaan kabel dan saklar

Perbedaan rangkaian seri dan paralel yang pertama adalah pada penggunaan kabel dan dan saklarnya. Pada rangkaian seri, menggunakan kabel dan saklar menjadi lebih hemat. Berbanding terbalik dengan rangkaian paralel yang lebih banyak menggunakan kabel dan juga saklar dalam proses pembuatanya.

2. Penyusun Komponen

Penyusun komponen pada rangkaian seri disusun secara seri atau berurutan. Sedangkan pada rangkaian paralel, komponen dipasang dengan cara berjajar atau bersusun serta memiliki banyak cabang.

3. Kondisi Komponen Listrik

Pada rangkaian seri komponen listrik akan berpijar namun tidak memiliki terang yang sama karena arus listriknya tidak terbagi secara merata. Sebaliknya rangkaian paralel memiliki terang yang sama pada setiap komponennya.

4. Jalur

Perbedaan rangkaian seri dan paralel yang selanjutnya adalah dilihat dari jalur yang dibuat untuk membuat rangkaian inu. Pada rangkaian seri memiliki hanya satu jalur sedangkan rangkaian paralel memerlukan lebih dari satu jalur.

5. Biaya pembuatan

Rangkaian seri memerlukan biaya pembuatan yang lebih murah dan juga perawatan yang lebih mudah karena hanya memerlukan satu rangkaian. Sedangkan pada rangkaian paralel lebih rumit dan memerlukan banyak biaya serta alat dalam proses pembuatannya.

Manfaat rangkaian seri dan paralel antara lain adalah memberikan nilai resistor pada sistem elektronika. Rangkaian seri dan paralel ini memiliki fungsi untuk mengurangi beban arus pada sebuah rangkaian elektronika.

Leave a Comment