Sensor Proximity

Belajar Pengertian Sensor Proximity Jarak dan Jenisnya

Alat pendeteksi keberadaan suatu benda memiliki banyak manfaat dalam kehidupan, baik dari segi pengamanan ataupun pengecekan. Mengingat pentingnya alat ini, maka banyak jenis sensor yang mulai dikembangkan di area tertentu, salah satunya adalah sensor proximity.

Walaupun istilah ini masih sangat asing bagi masyarakat umum, namun banyak teknologi yang sudah memanfaatkan sensor jenis ini, salah satunya adalah pada ponsel pintar.

Melalui bantuan listrik, maka sensor ini bisa berubah menjadi sinyal suara sebagai peringatan bagi orang di sekitarnya.

Pengertian Sensor Proximity

Sesuai namanya, proximity berarti jarak dekat sehingga sensor proximity bisa diartikan sebagai pendeteksi keberadaan benda yang ada di sekitar tanpa bersentuhan.

Dengan demikian sensor proximity berbentuk rancangan alat yang memanfaatkan sifat sensitif benda terhadap jenis benda lain, baik logam ataupun plastik.

Walaupun ada jarak yang memisahkan antara alat sensor dengan area yang ingin dideteksi, namun proses kerjanya tetap berjalan dengan bantuan energi listrik yang membentuk sinyal.

Selain itu, benda kimia juga bisa dideteksi dengan alat ini, melalui kesensitifannya terhadap bahan kimia karena adanya elemen aktif tertentu pada alat sensor.

Klasifikasi

cara kerja Sensor Proximity

Jika dilihat dari proses kerja serta jenis komponen yang bisa dideteksi, maka sensor jarak bisa diklasifikasikan menjadi beberapa bentuk, di antaranya:

1. Sensor Jarak Kapasitif

Sensor jenis kapasitif ini bekerja dengan memanfaatkan medan elektrostatik yang dihasilkan. Oleh sebab itu, jenis benda yang bisa dideteksi memiliki cakupan yang lebih luas, yakni jenis isolator listrik tinggi hingga rendah.

Ketika objek yang memiliki isolator tinggi dan rendah tersebut mendekati permukaan alat sensor jarak, maka akan mengubah daya tampung elektron.

Perubahan inilah yang mengakibatkan keberadaan objek seperti plastik, gelas, hingga cairan bisa dideteksi

2. Sensor Induktif

Jika sensor kapasitif bisa mendeteksi bahan isolator listrik, maka sensor induktif mampu mendeteksi keberadaan benda yang berbahan logam.

Bahan yang berperan besar pada sistem kerja sensor induktif adalah kumparan yang mampu menghasilkan elektromagnetik

Sensor induktif bisa mendeteksi adanya benda logam di sekitarnya dengan berkurangnya osilator akibat proses interupsi antara logam dengan medan elektromagnetik.

Pengurangan osilator ini sesuai dengan jarak objek dari kumparan sehingga keberadaan benda bisa dideteksi secara detail.

3. Sensor Fotolistrik

Dilihat dari namanya, maka sensor fotolistrik sudah pasti berkaitan dengan cahaya.

Benda yang dideteksi jaraknya bukan dilihat dari bahan pembentuknya seperti pada sensor jarak sebelumnya, namun pada cahaya yang dipantulkan atau ditutupi oleh objek  tersebut.

Dari bentuk cahaya yang dideteksi, maka sensor ini dibedakan menjadi tiga, yakni thru beam yang mendeteksi objek ketika menutupi berkas cahaya, refleksi langsung  yang mendeteksi dengan pantulan cahaya, serta refleksi dengan reflektor.

4. Sensor Ultrasonik

Sensor ini memanfaatkan gema yang muncul akibat gerakan atau bunyi yang dihasilkan oleh objek.

Gema tersebut selanjutnya dianalisis menggunakan gelombang frekuensi sehingga jarak objek bisa  dideteksi menggunakan analisis tersebut.

Alat ini melakukan analisis jarak gema dengan memanfaatkan lama atau cepatnya sinyal yang diperoleh dari objek menuju alat sensor.

Dari perhitungan waktu tersebut, maka diperoleh jarak objek yang mendekati sensor.

Contoh Penggunaan Sensor Jarak

Jika Anda penasaran dengan hasil dari pemanfaatan teknologi sensor jarak, maka beberapa alat berikut bisa menjadi contoh pendeteksi dalam kehidupan sehari-hari.

1. Untuk Android

Walaupun teknologi sensor jarak masih terbilang baru pada beberapa jenis Android, namun cukup menarik banyak peminat.

Jenis proximity sensor yang biasa digunakan adalah sensor kapasitif dan induktif. Dengan demikian, ketika ada objek tak dikenal yang mendekati Android, secara otomatis layar sentuh tidak akan berfungsi.

2. Mesin Produksi

Dalam dunia industri, beberapa mesin produksi menggunakan sensor jarak untuk melakukan perhitungan pada benda yang diproduksi.

Beberapa mesin yang biasa menggunakan alat ini adalah mesin pengolah makanan, dengan sensor kapasitif, mesin produksi plastik, hingga mesin untuk mengolah logam dengan sensor induktif.

3. Untuk Mobil

Untuk mempermudah proses parkir kendaraan, maka sensor jenis induktif sering kali dimanfaatkan oleh pemilik mobil.

Dengan demikian, jika ada mobil lain yang mendekati mobil dengan sensor proximity dari jarak tertentu, maka alarm mobil ini akan berbunyi sehingga tidak sampai ditabrak mobil di depan atau belakangnya.

Banyaknya manfaat yang bisa diperoleh dari sensor proximity ini dan bisa Anda manfaatkan untuk meningkatkan keamanan pada benda atau alat tertentu.

Namun, jika ingin menggunakannya, Anda harus berkonsultasi dengan teknisi yang mengerti tentang elektronik untuk membuat rancangan khusus pada rumah ataupun alat yang ingin Anda pasangi sensor.

Leave a Comment