Cara Membaca Jangka Sorong Paling Mudah Dipahami

Cara Membaca Jangka Sorong Paling Mudah Dipahami

Jangka sorong merupakan salah satu alat ukur panjang yang cukup populer. Alat ukur  dengan keakuratan tinggi dan mudah dibawa kemana mana ini biasa digunakan untuk mengukur diameter benda dan juga kedalaman. Namun, masih ada juga yang masih belum tahu cara membaca jangka sorong ini. Untuk itu, berikut ini kami ulas cara menggunakan jangka sorong berikut ini.

Bagian Bagian Jangka Sorong

cara menggunakan jangka sorong
Gellsy.com

Sebelum belajar bagaimana cara membaca jangka sorong ketelitian 0,01 cm ini, ada baiknya mengetahui terlebih dahulu beberapa bagiannya. Hal ini bertujuan agar lebih memudahkan anda dalam proses belajar. Bagian bagian jangka sorong terdiri dari enam bagian, yaitu:

  • 1. Pengunci

Pengunci ini berfungsi untuk mengunci bagian dari jangka sorong yang dapat digerakkan, seperti rahang. Letak dari pegunci ini ada dibagian atas dari jangka sorong.

  • 2. Rahang Luar

Rahang luar ini merupakan bagian dari jangka sorong yang mempunyai fungsi untuk mengukur panjang dan ketebalan benda. Rahang luar ini terdiri dari sepasang rahang yang berada di bagian bawah. Satu rahang merupakan rahang tetap, sedangkan bagian lannya merupakan rahang geser.

  • 3. Rahang Dalam

Sama seperti rahang luar yang terdiri dari rahang tetap dan juga rahang geser yang teretak dibagian atas. Perbedaannya ada pada ukurannya yang lebih kecil dari rahang luar. Fungsi rahang dalam ini adalah untuk mengukur diameter dalam dari benda.

  • 4. Depth Probe

Fungsi bagian ini adalah untuk mengkur kedalaman dari suatu benda. Letaknya biasanya berada di ujung dari jangka sorong ini.

  • 5. Skala Utama

Skala utama adalah bagian yang menunjukkan ukuran dari benda. Biasanya terdiri dari dua satuan, yaitu cm dan juga inchi. Bentuknya sama seperti deretan angka pada penggaris. Cara membaca jangka sorong pada dasarnya adalah dengan melihat pada skala ini.

  • 6. Skala Nonius Atau Vernier

Skala nonius biasanya tersedia dalam satuan mm terdiri dari 10 skala dengan panjang 9. Artinya adalah setiap dua garis pada skala nonius panjangnya sama dengan 0,9 mm.

Cara Membaca Jangka Sorong

jangka sorong manual
youtube.com

Untuk menguasai cara membaca jangka sorong ini, maka perlu memahami dua skala pada jangka ini. Skala pertama adalah skala utama yang seperti penggaris, sementara yang kedua merupakan Skala Vernier yang bisa digeser.

Panjang atau diameter dari benda yang diukur nantinya merupakan perpaduan dari angka yang ditunjukkan dua skala ini. Untuk lebih memahaminya, simaklah penjelasan berikut.

  • Ketika hendak mengukur suatu benda, maka benda tersebut akan dijepitkan di rahang luar dengan cara menggeser salah satu rahang. Secara otomatis, skala Vernier juga akan menggeser sesuai dengan ukuran dari benda tersebut.
  • Lihatlah angka atau garis pada skala utama yang paling berdekatan dengan angka 0 pada skala Vernier. Contohnya adalah yang terdekat dengan angka nol merupakan satu garis setelah angka satu pada skala utama, maka berarti 1,1 cm atau 11 mm.
  • Lihatlah dua garis, yaitu dari skala utama dan skala Vernier yang paling sejajar atau yang paling lurus. Sebut saja garis yang paling lurus ada diantara angka 6 dan 7 pada skala Vernier, maka itu berarti 0,65 mm.
  • Tahap terakhir untuk mengetahui ukuran dari benda tersebut adalah dengan menjumlahkan dua angka yang sudah diperoleh sebelumnya. Dalam kasus yang dicontohkan adalah 11 mm dan juga 0,65 mm. Maka 11 mm + 0,65 mm = 11,65 mm atau 1,165 cm.

Jangka sorong manual ini masih banyak digunakan hingga kini, walaupun ada cara membaca jangka sorong digital yang lebih mudah. Oleh sebab itu, penting bagi anda menguasai cara membaca jangka sorong manual ini. Semoga penjelasan singkat di atas bisa membantu anda dalam belajar.

Leave a Comment