fungsi peltier

Mengenal Pengertian Peltier Dalam Dunia Elektronika

Istilah peltier pasti sudah tidak asing lagi dalam dunia elektronika. Secara umum peltier adalah sebuah komponen berbentuk lempengan yang sering kali dimanfaatkan untuk menciptakan efek dingin maupun panas pada alat tertentu.

Bagi orang awam mungkin akan sulit memahami cara kerja peltier yang sangat unik ini. Oleh karena itu, berikut penjelasan singkat mengenai pengertian, cara kerja, dan penggunaan peltier dalam kehidupan sehari-hari.

Peltier Adalah Sebuah Efek Bukan Alat

Banyak yang menganggap peltier sebagai sebuah alat, padahal jika dilihat dari sejarahnya peltier merupakan sebuah efek dari komponen elektronika.

Oleh sebab itu, untuk mempermudah dalam menyebut komponen tersebut, maka peltier lebih dikenal sebagai sebuah alat pendingin.

Komponen elektronika yang bisa menghasilkan efek peltier adalah Thermo Electric Cooler atau biasa disingkat TEC.

peltier adalah

Dengan rangkaian tertentu, maka tegangan listrik yang dialirkan pada komponen ini bisa menghasilkan efek panas pada satu sisi dan dingin pada sisi lainnya secara bersamaan.

Kondisi ini disebabkan karena TEC berfungsi sebagai pemompa panas dari sisi dingin menuju sisi tempat keluarnya panas.

Istilah peltier sendiri digunakan karena merujuk dari nama penemu efek dingin dan panas pada komponen ini, yaitu J.C.Athanase Peltier.

Cara kerja TEC adalah dengan mengalirkan listrik dari tipe semikonduktor positif, menuju tipe yang negatif melalui logam yang bersifat menghantarkan listrik.

Proses pengaliran listrik ini mengakibatkan salah satu sisi yang berpotensi terkena tegangan negatif akan menjadi dingin.

Sebaliknya, sisi lainnya yang potensial terkena tegangan positif akan menjadi tempat keluarnya panas.

Pada sisi yang dingin, bisa diatur dengan tegangan tertentu agar menghasilkan suhu dingin  yang diinginkan.

Bagian inilah yang sering dimanfaatkan untuk membuat alat pendingin manual, tentunya dengan bantuan peralatan lainnya.

Penggunaan Peltier

Memanfaatkan efek dingin pada satu sisi dan panas pada sisi lainnya, maka peltier banyak digunakan dalam beberapa alat elektronik manual.

Walaupun kapasitasnya tidak besar, namun cukup memberikan manfaat pada pembuatan beberapa alat berikut, di antaranya.

1. Kulkas Mini

Kulkas dikenal memiliki fungsi sebagai pendingin yang bisa membekukan benda cair. Melalui bantuan peltier, maka kulkas bisa diciptakan sendiri secara manual meskipun hanya mampu dalam versi mini.

Namun sebelum merangkainya, Anda harus mengetahui tegangan yang dibutuhkan untuk memberikan efek pembekuan.

Agar bisa membekukan benda cair, tegangan yang dibutuhkan harus lebih dari 60 watt. Jika besaran tegangan sama atau kurang, maka hanya akan bersifat mendinginkan saja.

Hal lain yang harus diperhatikan dalam membuat kulkas mini adalah penggunaan thermal paste untuk menyalurkan panas dari peltier.

Penggunaan thermal paste berfungsi agar kondisi prosesor tetap stabil dan tidak terlalu panas. Jika prosesor tidak stabil dan suhunya terlalu panas, maka akan mengakibatkan kerusakan

2. Alat Penetas telur

Penetasan telur secara buatan juga bisa dilakukan dengan memanfaatkan efek peltier pada teknologi TEC.

Agar telur bisa menetas, maka dibutuhkan suhu dan kelembaban udara  yang sama terhadap pengeraman yang dilakukan secara manual oleh induk.

Dengan memanfaatkan TEC, maka kuantitas telur yang bisa menetas bisa lebih cepat dan banyak dalam satu waktu.

Pada alat penetas telur ada dua bagian utamanya, yakni bidang tempat peletakan telur yang terbuat dari tripleks atau disebut bidang mekanik, serta ruang elektrik yang berisi rancangan pemanas dan pengontrol suhu.

Pada ruang elektrik inilah peran peltier dimanfaatkan dengan susunan termostat yang akan menghasilkan alat penetas telur.

3. Pendingin Prosesor

Meski masih banyak pembeli yang bingung dengan cara penggunaan pendingin prosesor. Namun pendingin yang berasal dari peltier ini sudah banyak diperjualbelikan secara online.

peltier adalah

Hal tersebut karena pendingin prosesor memiliki keefektifan dalam menstabilkan suhu.

Temperatur yang digunakan pada pendingin prosesor  biasanya mulai dari minus 50 derajat sampai 80 derajat celcius.

Sementara itu, temperatur kerja yang cukup untuk membuat pendingin prosesor adalah 12 hingga 15 volt.

Untuk memaksimalkan fungsi pemanfaatan pendingin prosesor, maka wajib menggunakan kipas dan heatsink untuk membantu proses pembuangan suhu panas yang berlebihan

Selain 3 alat di atas, masih banyak peralatan lain yang bisa digunakan dengan memanfaatkan efek peltier.

Namun, untuk menggunakannya, Anda harus tahu tegangan yang dibutuhkan demi menyesuaikan efektivitas alat yang diciptakan.

Dengan demikian, peltier adalah sebuah efek dari komponen elektronika yang multifungsi dan bisa dimanfaatkan dengan maksimal sesuai kebutuhan.

Leave a Comment