cara membuat magnet

Belajar Bagaimana Cara Membuat Magnet yang Kuat

Jika melihat dari jenis terbentuknya magnet, maka magnet alami memiliki daya yang permanen atau artinya selalu ada. Sementara magnet buatan manusia bisa dimodifikasi.

Daya kemagnetannya bisa permanen atau tidak seperti beberapa alat yang akan disebutkan nanti. Tapi bagaimana cara membuat magnet? Apakah caranya rumit?

Sebelum membahas itu, Anda perlu tahu arti magnet terlebih dahulu. Jika merujuk pada KBBI, maka magnet memiliki arti sebuah bahan, apapun itu yang bisa menarik logam.

Magnet sendiri memiliki banyak jenis. Jika dilihat dari proses terbentuknya, ada magnet yang terbentuk secara alami dan magnet yang dibuat sendiri oleh manusia. Jadi, bagaimana cara membuatnya?

3 Cara Membuat Magnet

Ada 3 cara untuk membuat magnet yang paling sering dilakukan oleh banyak pihak.

cara mudah membuat magnet

1. Menggunakan Elektromagnetik

Pertama menggunakan prinsip elektromagnetik. Secara sederhana adalah dengan mengaliri benda tertentu dengan listrik sehingga memunculkan medan magnet. Berikut ini adalah caranya.

  • Siapkan batang paku.
  • Lilitkan kawat besi di batang paku tersebut.
  • Pastikan kawat cukup panjang dan sisa kawatnya nanti dipakai untuk menghubungkan kutub negatif dan positif dari baterai.
  • Siapkan baterai.
  • Kemudian tempelkan sisa kawat yang melilit di paku ke kutub negatif dan positif dari baterai.
  • Agar Anda tidak lelah memegangi terus, tempel dengan selotip.
  • Secara otomatis paku akan menjadi magnet.

Kenapa hal itu bisa terjadi? Karena ada arus DC yang mengaliri kawat besi dan membuat paku memiliki daya magnet.

Pada prakteknya di industri yang lebih besar, prinsip ini dipakai untuk magnet yang berukuran besar.

Caranya kurang lebih sama yakni dengan mengaliri arus DC ke besi atau baja agar besi maupun baja tersebut memiliki daya magnet.

Semakin besar besi atau bajanya, maka aliran DC nya juga harus semakin besar agar bisa berfungsi baik sebagai magnet. Contoh magnet hasil dari elektromagnetik adalah alat pengangkat besi di tempat rongsokan.

2. Memakai Sistem Induksi

Cara kedua adalah menggunakan sistem induksi. Berikut ini adalah caranya;

  • Siapkan magnet.
  • Siapkan paku.
  • Sekarang dekatkan magnet ke arah paku, tapi jangan sampai menempel.
  • Ketika Anda meletakkan magnet berdekatan dengan paku, maka secara otomatis daya magnet akan tersalurkan ke paku.

Kelemahan dari cara ini adalah tidak bisa dilakukan pada barang-barang besar. Sekarang bayangkan saja jika Anda harus membuat magnet sebesar mobil, berapa banyak magnet yang Anda butuhkan untuk menginduksi benda tersebut?

Selain itu Anda masih membutuhkan magnet. Berbeda dengan cara elektromagnetik yang tidak membutuhkan magnet sama sekali.

3. Menggosok

Cara membuat magnet yang terakhir sekaligus yang paling sederhana adalah dengan menggosok. Begini caranya;

  • Siapkan logam besi, Anda bisa menggunakan paku lagi.
  • Siapkan magnet yang sudah jelas mana kutub positif dan negatifnya.
  • Setelah itu gosokkan magnet ke paku secara searah.
  • Prinsipnya, jika Anda menggunakan ujung kutub positif magnet untuk menggosok paku, maka secara otomatis ujung paku yang lain akan jadi kutub negatif sementara ujung yang pertama kali disentuh akan jadi kutub positif.

Cara ini terbilang sederhana, tapi tetap membutuhkan magnet dan membutuhkan banyak magnet jika benda yang ingin Anda jadikan magnet cukup besar.

Cara menggosok kurang lebih sama dengan cara induksi. Jika induksi hanya didekatkan, sementara menggosok harus sampai menyentuh.

Barang-Barang di Kehidupan Sehari-hari yang Memakai Magnet

Magnet bisa digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Nyatanya sekarang hampir semua perangkat elektronik pasti menggunakan magnet entah itu besar atau kecil.

membuat magnet dengan baterai

Berikut ini beberapa contoh barang di kehidupan sehari-hari yang memakai magnet.

1. Kulkas

Magnet yang ada di kulkas memiliki fungsi untuk menempelkan benda. Anda bisa melihatnya di bagian sekitar pintu kulkas agar pintu kulkas bisa menempel rapat dan ketika Anda lupa mendorongnya lebih kuat, pintu kulkas akan tertutup sendiri karena daya magnet yang berada di sekitaran pintu tersebut.

2. Speaker

Anda pasti sering menemukan magnet di speaker kan? Tujuan adanya magnet di speaker adalah untuk mengubah energi listrik yang dialirkan ke perangkat menjadi energi bunyi, sehingga Anda bisa mendengarkan suara dari speaker tersebut.

3. Kereta Api Maglev

Pernah melihat kereta yang melayang? Industri kereta sekarang memiliki kereta yang melayang atau lebih banyak disebut maglev maupun magnetic levitation.

Tujuannya adalah untuk mengurangi gesekan antara kereta dan jalannya sehingga kecepatan kereta lebih tinggi dan mengurangi goncangan.

Selain 3 benda itu, banyak benda lain yang juga menggunakan magnet. Coba Anda sebutkan benda lain yang menggunakan magnet di sekitar Anda.

Leave a Comment