belajar metode penelitian kuantitatif

Metode Penelitian Kuantitatif

Sebuah penelitian ilmiah, hasilnya akan dianggap valid, jika dalam proses pengolahan datanya menggunakan suatu metode tertentu. Metode penelitian kuantitatif ini adalah salah satu yang bisa Anda gunakan ketika hendak melakukan penelitian, baik untuk kebutuhan pendidikan maupun pekerjaan sebagai seorang profesional.

Penggunaan metode dalam kegiatan penelitian akan disesuaikan dengan objek ataupun teori yang digunakan oleh peneliti.

Untuk itu, penting bagi kita mengetahui berbagai jenis dan karakteristik metode penelitian yang bisa kita gunakan.

Pengertian

1. Nana Sudjana dan Ibrahim (2001)

Metode penelitian kualitatif merupakan metode yang berdasarkan pada asumsi. Metode ini ditentukan oleh variabel, kemudian selanjutnya dilakukan analisis menggunakan metode penelitian yang valid.

2. Kasiram (2008)

Metode kualitatif didasarkan oleh filsafat positifisme, mempunyai aspek utama berupa pengukuran objek melalui berbagai variabel dan indikator.

Penelitian ini akan berpusat pada berbagai gejala yang bervariasi. Dalam proses penelitian nantinya, hal-hal tersebut dinamakan variabel.

Penelitian kuantitatif merupakan eksperimen ilmiah yang bersifat sistematis, dan berlandaskan filsafat positivisme.

Aspek utama dari penelitian ini adalah pengukuran dari objek yang diteliti melalui berbagai variabel juga indikator.

Tujuan

Tujuan dari penelitian kuantitatif ini adalah mengembangkan atau membuktikan teori maupun fenomena dan hubungan-hubungan yang terjadi secara matematis.

Jenis-Jenis

Tujuan metode penelitian kuantitatif

Penelitian kuantitatif memiliki beberapa jenis metode, yaitu:

1. Deskriptif

Metode ini akan menggambarkan subjek dan objek penelitian tanpa adanya rekayasa.

Bagaimana sikap, kegiatan maupun hubungan-hubungan yang terjadi, akan diteliti berdasarkan interpretasi yang tepat.

Baca Juga: Hipotesis Penelitian

Angka yang diolah dari eksperimen ini akan berdasar pada sebuah standar tertentu.

2. Komparatif

Metode ini digunakan pada beberapa variabel penelitian yang memiliki perbedaan. Datanya harus tepat dan tidak boleh direkayasa.

Hasil dari penelitian tersebut akan dianalisis menggunakan cara statistik untuk menemukan perbedaan variabel pada hal yang sedang diteliti.

3. Korelasi

Metode ini akan dilakukan pada dua hal atau lebih dari objek yang diteliti. Tujuannya untuk melakukan perbandingan persamaan maupun perbedaan sifat objek, agar hasilnya terlihat jelas.

Jenis penelitian ini akan menyelidiki berbagai dampak yang berkaitan dengan variasi lain dari berbagai faktor.

4. Survey

Metode ini pada prosesnya akan mengolah data hasil kuesioner maupun wawancara yang dikumpulkan dari sampel yang mewakili objek penelitian.

5. Ex Post Facto

Metode dalam penelitian kuantitatif ini berfokus pada hubungan sebab akibat dari objek penelitian yang dapat dimanipulasi oleh peneliti hal tersebut.

Hubungan yang diteliti adalah sebuah variabel yang diakibatkan dari variabel tertentu.

6. Metode True Experiment

Salah satu cirinya adalah penentuan sampel yang acak dari populasi objek yang diteliti. Pada metode ini, kita bisa mengontrol seluruh variabel luar dan memengaruhi proses penelitian atau eksperimen.

7. Quasi Experiment

Metode ini akan memiliki suatu kelompok untuk mengontrol jalannya eksperimen, dan membantu serangkaian proses penelitian.

Namun, tidak bisa melakukan keseluruhan kontrol terhadap variabel luar dalam penelitian yang dilakukan tersebut.

8. Subjek Tunggal

Penelitian ini hanya dilakukan pada sesuatu yang bersifat tunggal saja, yang dikenal juga dengan nama “single subject experimental”.

Karakteristik dan Ciri Metode Penelitian Kuantitatif

Berikut merupakan beberapa karakteristik dari metode dalam penelitian kuantitatif, di antaranya:

  1. Pola pikirnya deduktif.
  2. Berdasar pada logika
  3. Proses penelitian berdasar pada prosedur yang telah direncanakan sebelumnya.
  4. Pengumpulan data bersifat objektif.
  5. Tujuannya menyusun ilmu nomotetik.

Sedangkan beberapa cirinya, yaitu:

  1. Spesifik, jelas dan rinci.
  2. Menunjukkan hubungan antar variabel.
  3. Teori bersifat hipotesis.
  4. Menggunakan aplikasi statistik.
  5. Pengumpulan data melalui kuesioner, eksperimen dan survey.
  6. Penelitian akan mementingkan pandangan orang atau pihak lain.

Metode penelitian kuantitatif akan banyak melibatkan angka, grafik maupun berbagai variabel dalam eksperimennya.

Oleh karena itu, hasilnya akan terlihat lebih spesifik dan juga rinci. Penelitiannya akan berpola deduktif, dalam arti menjelaskan sebuah fenomena ataupun hal yang diteliti secara khusus.

Merencanakan prosedur penelitian merupakan hal penting dari metode kuantitatif ini, karena pada pelaksanaannya proses penelitian harus berdasar pada prosedur tersebut.

Selain itu, kuantitatif biasanya melakukan pengolahan data dari hasil kuisioner.

 

Leave a Comment