5 Jenis Alat Ukur Listrik yang Umum Digunakan dan Fungsinya

5 Jenis Alat Ukur Listrik yang Umum Digunakan dan Fungsinya

Alat ukur listrik merupakan alat yang digunakan untuk mengetahui besaran listrik, seperti hambatan, arus listrik dan juga beda potensial listrik. Biasanya terdapat dua macam alat ukur untuk listrik, yaitu analog dan juga digital.

Jenis analog biasanya pengguna harus membaca sendiri ukuran yang ditunjukkan oleh jarum, sementara untuk yang digital akan keluar secara otomatis. Selain itu, alat ini juga dibagi berdasarkan fungsinya, seperti beberapa jenis alat ukur listrik berikut ini.

1. Amperemeter

alat ukur ampermeter
de.shopotam.ru

Amperemeter merupakan alat yang digunakan untuk mengukur atau mengetahui besaran arus listrik. Biasanya alat ukur arus listrik ini dibagi menjadi dua macam, yaitu amperemeter AC dan Amperemeter DC.Cara menggunakannya adalah dengan memasangnya secara seri atau dipasang berderet dengan memotong penghantar. Tujuan memotong penghantar tersebut adalah agar arus listrik bisa mengalir ke amperemeter ini.

2. Volt Meter

alat ukur
ebayshopkorea.com

Voltmeter merupakan alat yang digunakan untuk mengetahui atau mengukur besarnya tegangan listrik antara dua titik dalam rangkaian listrik. Alat ini mempunyai batasan dalam ukuran atau batas maksimal dari tegangan yang dapat diukur dengan voltmeter. Jika tegangan yang diukur melebihi batas maksimum tersebut, maka alat ukur tegangan listrik ini akan rusak.

Voltmeter mempunya tiga lempengan tembaga yang dipasang pada bakelit yang yang dirangkai dalam tabung kaca maupun plastik. Lempengan yang berada di luar berfungsi sebagai anoda, sementara yang di tengah berfungsi sebagai katoda. Dalam penggunaannya, alat ini disusun secara paralel terhadap objek yang diukur pada sebuah rangkaian.

3. Ohm Meter

alat ukur tegangan listrik
Ohm Meter

Ohm Meter adalah alat yang digunakan untuk mengetahui hambatan listrik pada suatu rangkaian tertutup. Besarnya satuan yang dinyatakan dalam alat ini adalah satuan ohm, oleh sebab itu alat ini disebut dengan ohm meter. Alat ukur listrik ini menggunakan galvanometer dalam mengukur besarnya arus listrik yang mengalir pada hambatan listrik. Lalu Ohm meter akan mengkalibrasikan ke dalam satuan ohm.

Mekanisme kerja dari ohm meter ini adalah bahwa ohm meter harus menghasilkan aliran internal, oleh sebab itu alat ini dilengkapi baterai. Ohm meter terdiri dari dua ujung, yaitu ujung merah dan ujung hitam. Ujung berwarna merah dihubungkan ke terminal positif, sementara ujung yang berwarna hitam dihubungkan pada terminal negatif. Saat arus mengalir dari baterai kemudian melewati unit, maka ohm meter mengukur penurunan dari tegangan atau hambatan

4. Watt Meter

alat ukur

Watt meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur daya listrik secara langsung yang bisa digunakan pada arus searah maupun bolak balik. Watt meter mempunyai dua kumparan, yaitu kumparan tegangan serta kumparan arus. Hal ini menyebabkan medan magnet yang ditimbulkan sangat bergantung pada besarnya arus yang mengalir.

Apabila arus listrik yang mengalir pada kumparan arus semakin besar, maka medan magnet yang ditimbulkan juga akan semakin besar. Hal ini akan menyebabkan gaya tolak, sehingga kumparan tegangan atau jarum akan berputar ke arah kanan. Setelah itu, anda tinggal membaca pada skala yang ditunjuk oleh jarum tersebut. Tentu cara penggunaan alat ukur listrik yang satu ini terbilang mudah bukan?

5. Multimeter

alat ukur listrik
techno.com.my

Multimeter merupakan alat ukur listrik yang digunakan untuk mengukur tegangan listrik, arus listrik dan juga hambatan listrik. Alat ini bisa digunakan untuk mengukur rangkaian listrik, baik itu Ac maupun DC. Multimeter banyak disuka oleh orang karena begitu praktis dan mudah digunakan, serta bisa mengukur dengan cepat.

Sebelum menggunakan alat ini, maka terlebih dahulu menyetel sesuai dengan kebutuhan, apakah untuk arus, tegangan atau hambatan listrik. Kemudian ujung yang berwarna merah diarahkan pada terminal positif, sementara yang hitam untuk terminal negatif. Setelah itu, anda bisa membaca hasilnya pada skala yang ditunjuk oleh jarum.

Berbagai alat ukur listrik di atas menyediakan kelebihan dan kemudahannya tersendiri. Anda bisa memilihnya sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas yang anda miliki. Semoga artikel ini bisa membantu anda dalam memilih alat yang sesuai.

Leave a Comment