Cara Mudah Membaca Dan Menghitung Nilai Resistor

Cara Mudah Membaca Dan Menghitung Nilai Resistor

Resistor merupakan salah satu komponen penting dalam rangkaian elektronika. Bisa dipastikan hampir setiap sirkuit elektronik terdapat resistor. Namun banyak diantara kita yang tidak bisa atau belum mengetahui bagaimana cara menghitung resistor dan membaca kode warna atau angka yang terdapat dalam tubuh resistor tersebut.

Pengertian Resistor Dan Jenis-Jenisnya

Berdasarkan bentuk dan proses pemasangannya, resistor di bedakan menjadi dua jenis yaitu :

  • Komponen Axial/Radial

Jenis-jenis resistor dibedakan menjadi dua berdasarkan bentuk dan proses pemasangannya.  Komponen Axial atau radial adalah komponen resistor yang diwakili oleh kode warna. Dimana untuk menghitungnya, kita harus mengetahui bagaimana cara membaca dan mengetahui nilai-nilai yang terkandung dalam warna tersebut.

  • Komponen Chip

Jenis resistor yang kedua ditentukan berdasarkan bentuk dan cara pemasangannya adalah komponen chip. Dalam komponen chip, nilai-nilainya diwakili oleh kode tertentu yang terwujud dalam bentuk angka. Karena terwujud dalam bentuk angka sehingga lebih mudah untuk kita membacanya.

Dalam membaca dan menghitung resistor, kita dapat mengetahui dan membaca nilai-nilai dalam resistor tersebut dengan menggunakan sebuah alat ukur yang disebut juga sebagai alat pengukur Ohm Meter atau multi meter.

Cara Membaca Dan Menghitung Nilai Resistor

Resistor
Youtube.com

Sebagaimana yang sudah dibahas pada artikel sebelumnya tentang pengertian resistor secara lengkap, pada artikel kali ini akan membahas cara menghitung resistor.

Resistor merupakan komponen dalam rangkaian listrik yang berfungsi sebagai hambatan untuk menghambat aliran listrik. Dalam komponen listrik, resistor biasanya ditulis dengan menggunakan pita-pita berwarna.

Yang mana warna-warna tersebut adalah simbol dan nilai dari resistor tersebut. Untuk mempermudah pemahaman anda, anda dapat melihat jumlah nilai setiap warna-warna ini dalam tabel nilai resistor.

Berikut kami akan menjelaskan secara singkat tentang cara menghitung resistor berdasarkan kode warna dan kode angka:

  • Resistor 4 Warna

Pada resistor 4 warna ini, pita 1 dan 2 menunjukan koefisisen nilai. Sedangkan pita 3 sebagai pengali atau multiplier dan pita nomer 4 sebagai ambang batas toleransi.

  • Resistor 5 Warna

Cara menghitung 5 warna resistor hampir sama dengan yang sebelumnya yaitu pita 1, 2 dan 3 menunjukan koefisien nilai, pita nomer 4 sebagai pengali atau multiplier. Dan pita ke-lima sebagai ambang batas toleransi.

  • Resistor 6 Warna

Pada resistor 6 warna, pita ke 1, 2 dan 3 berperan sebagai koefisien nilai. Sedangkan pita ke empat sebagai multiplier dan pita nomor lima sebagai ambang batas toleransi. Lalu pita ke-enam berfungsi sebagai kofisien suhu atau termal.

  • Cara Menghitung Resistor Berdasarkan Kode Angka
tabel nilai pada resistor
pinterest.co.uk

Jika pada komponen Axial/radial cara menghitung menggunakan kode warna. Maka pada komponen chip, cara menghitungnya menggunakan kode angka. Kode yang terdapat pada komponen chip menggunakan kode angka secara langsung sehingga sangat mudah dibaca. Kode ini disebut juga sebagai Body Code Resistor (Kode Tubuh Resistor).

Kode angka biasanya terdapat secara langsung dalam tubuh resistor tersebut. Cara membaca kode angka ini nyaris sama dengan cara membaca resistor kode warna. Dimana dalam resistor kode angka, biasanya nilai-nilainya terwakili oleh setiap digit angka yang terdapat dalam tubuh resistor. Untuk mengetahui nilai dari setiap digit angka dalam tubuh resistor ini. Anda terlebih dahulu harus memahami tabel nilai resistor.

Dengan melihat tabel nilai resistor. Maka anda akan dengan mudah dapat membaca dan mengetahui cara menghitung resistor.

Leave a Comment