8 Komponen Elektronika Dasar yang Wajib Anda Ketahui

8 Komponen Elektronika Dasar yang Wajib Anda Ketahui

Langkah yang paling baik ketika Anda mempelajari elektronika adalah mengenal lebih dulu apa saja komponen yang terdapat di dalamnya. Setuju? Lewat artikel ini, kami akan membahas apa saja komponen elektronika yang perlu Anda ketahui.

1. Resistor

fungsi resistor
pinterest.ru

Terjemahan dari resistor artinya adalah tahanan atau bisa juga diartikan sebagai hambatan. Sesuai dengan namanya, resistor punya fungsi yakni menghambat arus yang mengalir pada rangkaian elektronika tertutup.

Resistansi  adalah nama dari kemampuan hambatan yang dihasilkan resistor dan mempunyai satuan Ohm (Ω). Kalau Anda ingin melihat besaran nilai resistansi, Anda dapat mengecek dengan cara melihat gelang gelang berwarna yang ada di badan resistor.

2. Kapasitor

Manfaat kapasitor
Kapasitor

Selain kapasitor, nama lainnya adalah kondensator. Komponen ini punya fungsi untuk menyimpan dan mengeluarkan muatan energi listrik.

Satuannya dinamakan Farad untuk menunjukkan seberapa banyak kapasitor menyimpan energi listrik. Kenapa Farad? Karena nama ini diambil dari sang penemu, Michael Faraday.

3. Induktor

fungsi Induktor
Inductor

Induktor ialah salah satu komponen penting yang gunanya sebagi beban induktif. Ketika tegangan listrik arusnya melewati induktor, penyimpanan energi akan dilakukan oleh induktor dan menghasilkan medan magnet.

Biasanya, induktor adalah sekumpulan kawat yang dililit tanpa mengandung resistansi. Panjang induktor, diameter induktor, jumlah lilitan induktor, dan bahan yang mengelilinginya sangat mempengaruhi sifat elektrik dari sebuah induktor. Nilai induktor disebut dengan satuan Henry.

4. Dioda

gambar Dioda
Fungsi Dioda

Ini komponen yang punya fungsi untuk mengantar arus listrik ke satu arah sekaligus menghambat arus listrik dari arah yang lainnya.

Bukan itu saja, pada praktiknya, Dioda banyak sekali digunakan untuk menghambat/mengontrol arus energi listrik untuk tujuan keamanan (saklar elektronik).Dioda memiliki komponen elektronik sendiri yang dinamakan Anoda dan Katoda.

5. Transistor

fungsi Transistor
steemit.com

Transistor mempunyai 3 kaki yakni Basis (B), Colector (C), dan Emitor (E). Komponen ini sangat penting karena fungsinya sangat banyak sekali dan vital untuk sebuah perangkat elektronika modern. Fungsi transistor adalah:

  • Penguat arus
  • Sebagai switch
  • Stabilisasi tegangan
  • Modulasi sinyal
  • Penyearah

6. IC (Integrated Circuit)

gambar Integrated circuit
blog.mide.com

Ratusan bahkan jutaan transistor, resistor, dan komponen elektronika lainnya dapat masuk ke dalam sebuah IC.

Lalu, apa fungsi IC? Ini adalah salah satu komponen elektronika dan rangkaiannya yang aktif mengintegrasi banyak komponen dengan kemasan yang sangat kecil dan dinamis. Anda boleh menyebut bahwa IC adalah sebuah “otak operasional” sebuah peralatan elektronika modern.

7. Saklar (Switch)

switch
topsuccesstech.com

Fungsi utama saklar yakni sebagai komponen yakni untuk menghubungkan atau memutus aliran listrik. Penggunaan saklar dalam rangkaian elektronika biasanya berbentuk sebagai tombol ON/OFF.

Saklar ini tentu sangat familiar penggunaannya bagi orang yang awam sekalipun. Contoh paling sederhana yakni saklar untuk menghidupkan atau mematikan lampu.

8. Transformator

cara kerja Transformator
itemincn.com

Biasa disebut sebagai trafo, ini adalah salah satu komponen elektronika aktif yang memiliki fungsi sebagai penaik tegangan dan menurunkan tegangan. Komponen ini bekerja dengan panduan yang berdasar pada perubahan dalam medan gaya listrik.

Delapan komponen elektronika di atas adalah yang wajib kamu tahu. Keberadaannya sangat vital dan tidak akan pernah terlepas dari praktik yang Anda lakukan ketika membuat sebuah rangkaian elektronika.

Terlepas dari apa pun pekerjaan Anda, delapan komponen di atas akan selalu mengikuti dan tidak berubah dari waktu ke waktu. Pun, bila ada perubahan di masa mendatang, fungsi dan prinsip kerjanya tidak akan berbeda jauh.

Leave a Comment